Lucky you…..lucky me…
08 Des 2010 2 Komentar
in Tak terkategori
Siang itu setelah lunch time, aku pergi ke lantai bawah untuk memotocopy beberapa lembar kegiatan siswa, yang akan menjadi bahan latihan di kelas nanti. Saat sedang asik memotocopy, datang seorang guru expactriat yang baru mengajar di sekolah ini. Disela-sela fotocopy itu kami bercakap-cakap tentang beberapa hal. Aku tanya tentang kesan dia pertama kali di sini, dan dia menjawabnya sangat senang, karena negara ini orangnya ramah-ramah kendala dia hanya satu, karena dia tidak bisa berbahasa Indonesia, maka terasa komunikasi yang tersendat dengan orang disekitar lingkungannya.
Banyak hal yang kami bicarakan. aku lebih banyak bertanya. Kadang-kadang dia menanyakan beberapa kata yang dia tidak mengerti. dia menanyakan bahasa indonesia dari kata-kata yang dia ingin tahu artinya.
Cukup seru dan panjang pembicaraan kami. dari pembicaraan itu dia bertanya tentang beberapa hal.
“Miss, you using viel…..why u can work?” tanyanya.
Mendengar pertanyaan tersebut aku cukup heran dan terkaget. maka aku balik bertanya untuk mengetahui sejauh mana dia mengetahui tentang muslim.
“Why you asking like that?” tanyaku sambil tersenyum.
“As long as i knew, moslem woman not alowed working outside” jawabnya.
Aku tersenyum dan menjelaskan beberapa hal padanya, bahwa muslimah juga boleh bekerja. Di Indonesia siapa pun boleh bekerja. tidak ada batasan hanya laki-laki saja.
Dia masih penasaran, dan terus bertanya, “but miss, you use viel (dibaca:jilbab)”
Aku kembali terangkan, bahwa berjilbab bukanlah halangan untuk itu. pekerjaan di Indonesia bukan hanya untuk orang-orang yang tidak berjilbab saja. pekerjaan adalah buat orang yang memiliki kompetensi dan keahlian dibidangnya. Disini tidak memandang agama dan penampilan. Baik dia berjilbab atau tidak berjilbab yang paling penting adalah kemampuan dan keahlian dibidangnya. Setelah panjang lebar aku jelaskan dia terlihat paham dan mengangguk-angguk. “So, in this country, moslem woman can working outside!!?” ujarnya untuk menegaskan. Aku jawab dengan anggukan mantap.
“owh…..i see…i see…in my mind, moslem woman can not go outside, and just stay at home. so different with Indonesia ya!!!!” ujarnya sambil tersenyum.
Dia melanjutkan fotocopiannya yang masih beberpa lembar lagi. “Lucky you miss. and lucky me can came here and know so many things”
aku hanya tersenyum dan merapikan lembaran yang telah selesai aku fotocopy. karena sudah selesai, aku segera pamit menuju kelas, karena aku ada kelas. “bye sir, im go first”
“Its okay miss. thank ya, i got new thing”
“ur welcome sir” ujarku dan aku segera berlalu meninggalkannya.
Des 28, 2010 @ 05:29:04
sebenarnya kalau menurut saya, akan lebih baik untuk seorang muslimah bekerja dari rumah atau full time mother, karena akan lebih menjaga kehormatan dirinya.
tapi, kalaupun memang muslimah itu bekerja di luar rumah…hendaknya memperhatikan pergaulannya dengan lingkungan kerjanya dan juga teman kerjanya yg non mahram. bagi yg sudah menikah, tentu saja harus seizin suaminya dan tidak sampai membuatnya lalai dari kewajibannya sebagai seorang istri sekaligus sebagai ibu,
nnice share, sist ^_^
Jan 06, 2011 @ 03:44:35
Ya…..teman, memang alangkah sangat baiknya jika muslimah full di rumah, tapi bukan berarti tidak dibolehkan untuk aktivitas di luar. setuju, yang penting adalah izin dari suami ^_^