Milad

Saat waktu terus berjalan maka seiring dengan itu pulalah umur manusia bertambah. Ulang Tahun……apa sih maksudnya? Apakah setiap tahun ada pengulangan kesempatan pada diri kita, atau apa? Sebagian orang berbahagia dengan hari itu, tapi sungguh….bukanlah kebahagiaan sebenarnya yang terasa, melainkan waktu dan kesempatan menapak di bumi ini akan terus berkurang. Ya….umur bertambah berarti waktu untuk menapak di bumi berkurang. Bukankah semua manusia sudah dijatahkan berapa lama dia akan berada di bumi ini? Hmmmm tentu saja. Setiap orang memiliki kesempatan yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Ada yang diberi Allah swt kesempatan yang cukup lama, ada yang sebentar, bahkan ada yang tidak diberi kesempatan sebentar pun.

Lah kok bisa?……..ya, tentu saja bisa. YANG DIBERI KESEMPATAN LAMA oleh Allah swt bisa bermakna dua. Pertama mungkin dengan panjangnya umur Allah memberi dia kesempatan untuk lebih banyak beramal dan memperbaiki diri atau bahkan mungkin karena dia sangat dibutuhkan oleh orang lain, sehingga Allah memberi dia kesempatan untuk membantu yang lain. Arti yang kedua, mungkin Allah akan menjadikan umur itu sebagai ujian bagi dirinya. Apakah bisa dimanfaatkan untuk beramal dan beribadah atau untuk sebuah kesia-siaan?….wallahua’lam

Berikutnya, yang diberi KESEMPATAN SEBENTAR. Nah…klo yang ini menurut saya adalah, Karena Allah swt sangat sayangnya pada dia, maka segera dipanggil ke dalam panggilan rahmat-Nya.

Sedangkan yang diberi tidak diberi kesempatan sedikitpun contohnya adalah Bayi yang baru lahir segera dipanggil oleh Rabb menuju rahmat-Nya. Klo yang ini menurut saya, Allah akan menjadikan dia sebagai bidadari syurga (bagi perempuan) atau dijadikan seseorang yang akan mendapatkan dia kelak di syurga sebagai suami bagi bidadari dunia yang sangat taat dan taqwa pada Allah swt (bagi laki-laki).

Bagi kita yang oksigen masih dijadikan sebagai rezeki untuk menjalani kehidupan, marilah kita gunakan waktu sebaik mungkin, sampai datangnya panggilan itu. Tidak ada yang tahukan….kapan akan segera dipanggil?…hhmmmm…..yang pasti tiket itu sudah ada, hanya tinggal menunggu giliran. Marilah berusaha sebaik mungkin agar saat dipanggil nanti dalam keadaan husnul khotimah.

Nah…bagaimana caranya?…jawabannya adalah…tentu saja dengan terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada sang khalik, yang memiliki diri kita semua. Jadi….dengan datangnya ucapan selamat milad, berarti harus segara intropeksi diri…..apakah yang sudah dilakukan setahun kebelakang dan apa target amal & ibadah yang akan dicapai tahun ke depan. hmmm,…..lets thinking and doing :)
Harus diingat…..setiap tahun usia bertambah maka semakin berkurang jatah……hehehe….bukan jatah makan ya. tapi jatah hidup di bumi Allah swt :)

Kecemasan

Tak ada ide dari minggu kemarin. Entahlah mau menulis apa….hmmm bingung. Mungkin menjelang liburan panjang, sehingga rasanya waktu itu terasa berjalan lama. Tapi tetap dilewati. Seperti biasa. Aktivitas yang sama. Untuk libur nanti banyak planning yang harus dijalankan nih…….beberapa hal yang harus diurus dan diselesaikan, serta planning untuk kesegaran diri dan otak juga sih. Rihlah….alias fieldtrip….hmmmm itu ide bagus tuh, apalagi bareng dengan teman-teman. Dua hari tiga hari cukuplah untuk membuat badan dan pikiran segar.

Oya…..ada juga sedikit kecemasan. Ada beberapa teman yang keluar dari kantor dan pindah dikantor baru. Berharap sih ga semuanya pada terbang ketempat baru, sehingga masih ada yag menemani ditempat ini. Semoga satu temanku yang bernama Ires, stay here …..jadi aku tetap punya teman ngobrol yang asik. Kalo sama yang lain tidak begitu sreg sih.

Tapi tentu saja yang punya rencana bukan aku, tapi Rabb. Dia pasti selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-hambanya. Tapi aku berharap teman baikku stay here….kalau memang kata Rabb itu baik baginya dan bagiku…..yang namanya kita…..yang tersisa tentu hanya harap sedangkan pelaksanaannya terserah yang punya.

Nih diri kayaknya butuh motivasi penyemangat agar hari-harinya bersemangat dan enjoy lagi. Dengan teman-teman yang baik disampingku, cukup untuk membantu tumbuhnya semangat itu. Tapi kalau teman itu pada pergi semua dan berjarak…..hmm…bingung juga euy.

Res…..aku doakan kamu stay ya……jadi kita sama-sama stay disini dan insyaAllah itu terbaik bagi masing-masing kita. Karena teman yang asik diajak bicara just you, and u can understand me….so about me, I can understand you. Always smile….:) just give it all pada yang punyanya…hehehe….jangan berputus asa. Pintu rejeki ada dimana-mana. Tinggal berusaha aja untuk masuk mencapainya. Semangaaaaaat!!!!!

Paksakan Diri Untuk Kebaikan Itu.

Kemarin kumpul bareng-bareng dan diskusi beberapa hal yang sangat menarik perhatian dengan teman dan guruku. Yang menjadi topik kajian hari itu adalah bagaimana kiat dalam menghafal alquran. Subhanallah…..saat mendengar pengalaman seorang tokoh (walaupun waktu itu aku ga bisa hadir…hanya beberapa temanku yang datang berkunjung kesana) membuat aku terkesima dan terpicu untuk bisa melakukannya. Tapi sungguh keinginan itu butuh perjuangan dan niat yang sungguh-sungguh untuk merealisasikannya.

Satu ungkapan yang sangat cocok tentang ini adalah……”Bisa karena biasa”. Ya….kalimat itu sungguh benar sekali. Dari pengalaman seseorang yang aku dengar sangat hebat itu, ternyata dia bisa hafal alqur’an bukan karena dia benar-benar mengkhususkan waktu terus menerus untuk menghafal ayat demi ayat, bukan. Bukan begitu cara yang dia terapkan. Ternyata caranya adalah membiasakan diri bahkan memaksa diri untuk bisa mengkhatamkan bacaan alqur’an satu kali seminggu. Mendengar itu aku sugguh terkesima. Satu kali seminggu khatam? Waw….subhanallah. belum pernah bisa aku seperti itu sampai sepanjang umurku saat ini.

Nah, dari situ aku bertekad, untuk bisa mencoba khatam sekali sebulan. Aku benar-benar harus force diri ini agar bisa better. Kata umiku……kadang untuk sebuah kemaksimalan dan hasil yang indah, kita memang harus memaksakan diri untuk melakukannya, sehingga lama-kelamaan bukan keterpaksaan yang ada, melainkan menikmati semuanya. Ya….menikmati awal dari paksaan itu. Maka yakinlah, jika memaksakan diri untuk sebuah kebaikan, insyaAllah hasilnya akan baik juga. Aku percaya akan kalimat itu.

Mulai kemarin, sudah ada dalam diri ini untuk bertekad bisa lebih dekat dengan ayat-ayat cinta Allah yang maha indah itu. Jika kita sudah melakukan itu, insyaAllah dengan sendirinya, hati ini akan tertarik pada kebaikan menuju Rabbul’alamin.

Guys….lets do it together!!!! :)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.